Anak sekolah seharusnya tidak boleh bawa motor ke sekolah

 

Coba kita perhatikan fenomena yang berkembang saat ini, begitu banyak anak sekolah yang membawa kendaraan ke sekolah. Kalau kita tanya apakah mereka memiliki SIM, saya yakin 100% mereka tidak memiliki sama sekali. Sebab orang yang berhak mendapatkan sim adalah orang yang telah berumur minimal 17 tahun. Lagipula salah satu syarat pembuatan SIM A dan C adalah melampirkan Fotokopi KTP. Lha anak sekolah yang umurnya belum 17 tahun tidak mungkin memiliki KTP kan? membuat KTP/ SIM tidak sama dengan membuat paspor tentunya.

 

Siapa yang salah dalam fenomena ini? orang tuakah? siswa kah? atau pihak sekolah? yang pasti ketiganya tidak salah. yang salah itu adalah petugas penegak hukum yang berlaku. Coba mereka tegas dengan aturan lalu lintas yang ada, merazia semua anak sekolah yang berkendara pasti banyak anak sekolah yang tidak lagi membawa motor ke sekolah. Ini tidak, polisi lalu lintas seolah membiarkan saja, bahkan mungkin mereka sendiri membiarkan anak mereka membawa motor ke sekolah.

 

apapun alasannya seharusnya pemerintah tegas dalam hal aturan lalu lintas ini demi kebaikan bersama. saya yakin bila aturan lalu lintas ditegakkan maka kemacetan di jalan raya akan berkuran. sebab banyak sekali pengemudi di jalan raya tersebut sebenarnya tidak memiliki SIM, polisi juga tahu hal itu, tapi entah dengan alasan apa mereka tetap membiarkan.

seharusnya kita mulai berbenah, demi kebaikan bersama dan demi keselamatan anak-anak penerus generasi bangsa ini. Bukan motor mereka yang menjadikan mereka berprestasi, tapi disiplin dan ketekunan mereka belajarlah yang akan membawa mereka ke arah yang lebih baik di masa depan.